Imunisasi Gratis Campak/Measles Rubella (MR)

Apa itu Campak - Measles Rubella?

Campak yang dikenal juga dengan nama Rubeola, Morbilli atau Measles, adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Morbilli dari keluarga Paramyxoviridae. Penyakit ini sangat menular dan masih merupakan salah satu penyebab kematian pada anak-anak di negara berkembang termasuk Indonesia dan usia yang terkena campak adalah pada anak usia 1 sampai dengan 15 tahun.

Campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius, seperti radang paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), radang telinga, diare, dehidrasi, kebutaan, gizi buruk dan bahkan kematian. Penyakit campak ini menular lewat saluran pernafasan, yaitu ketika penderita campak batuk, bersin atau berbicara, ia akan dapat menulari orang-orang disekitarnya, sebab virus ini ditemukan pada lendir di hidung dan tenggorokan penderita campak. Penularan juga bisa terjadi ketika tetesan bersin, batuk yang tersentuh, kemudian tangan yang menyentuhnya tadi digunakan untuk mengucek mata, hidung, ataupun menyentuh mulut.

Gejala yang timbul apabila seseorang terkena campak adalah:
  • Demam.
  • Batuk kering.
  • Flu ringan.
  • Mata merah meradang.
  • Peka terhadap cahaya.
  • Diare.
  • Ruam kulit berwarna merah kecil-kecil rapat dan merata, hampir seluruh tubuh.
  • Bintik-bintik kecil berwarna putih dengan warna putih kebiruan di tengahnya, di temukan pada lapisan dalam pipi.

Sedang Measles Rubella adalah penyakit Campak Jerman, penyakit ini ditemukan di negara Jerman sebab itulah dinamakan Campak Jerman. Meskipun masih satu keluarga dengan campak biasa, campak jerman ini agak sedikit berbeda. Virus yang ditularkan pun berbeda dengan campak biasa, Virus Measles Rubella dapat menyebabkan kelainan bawaan pada bayi apabila virus ini menular kepada wanita hamil. Seseorang akan menunjukkan gejala setelah 2 sampai 3 minggu terpapar virus rubella.

Gejala yang timbul apabila seseorang terkena penyakit Campak Rubella ini adalah:
  • Demam ringan sekitar 37,5 – 38,5 C atau lebih rendah.
  • Sakit kepala.
  • Terkadang disertai Hidung tersumbat atau pilek.
  • Mata merah meradang
  • Pembesaran kelenjar getah bening di bagian belakang leher dan di belakang telinga.
  • Dua sampai tiga hari kemudian timbul ruam merah muda yang dimulai pada wajah dan menyebar dengan cepat ke bawah hingga lengan dan kaki, kemudian menghilang dengan urutan yang sama pula.
  • Nyeri sendi, terutama pada wanita muda

Masa inkubasi Campak Rubella adalah 14 sampai dengan 21 hari. Virus ini ditularkan melalui jalur pernapasan dan berkembang biak di nasofaring (hidung bagian dalam hingga ke tenggorokan) dan kelenjar getah bening. Lalu virus ini dapat ditemukan di dalam darah 5 sampai 7 hari setelah infeksi dan menyebar ke seluruh tubuh. Akan lebih mengkhawatirkan bila Campak Rubella menyerang wanita hamil, karena virusnya dapat menular pada janin yang dikandungnya melalui plasenta. Dengan perkiraan 90% bayi yang lahir dari ibu yang memiliki rubella, selama 11 minggu pertama kehamilan akan mengembangkan sindrom rubella bawaan/kongenital, dampak pada janin apabila sampai tertular maka bayi yang dilahirkan akan mengalami kelainan-kelainan yang membuat bulu kuduk merinding, misalnya:

  • Terjadi keguguran
  • Mata bayi mengalami katarak
  • Bayi menjadi tuli
  • Terjadi kerusakan di jaringan otak
  • Anak-anak tumbuh dengan keterlambatan perkembangan.

Kampanye Imunisasi MR (Measles Rubella)

Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati

Jangan pernah meremehkan penyakit ini, pencegahan lebih baik demi kesehatan kita, anak-anak kita, dan lingkungan sekitar dimana kita tinggal. Pencegahan penyakit ini sangatlah mudah, hanya dengan memberi imunisasi vaksin dari usia dini. Saat ini Pemerintah sedang menggalakkan vaksin MR (Measles Rubella) yang merupakan kombinasi dari vaksin Campak dan vaksin Rubella. Dengan memberikan imunisasi vaksin Measles Rubella pada anak-anak, Vaksin yang digunakan telah mendapat rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan izin edar dari Badan POM. Vaksin MR 95% efektif untuk mencegah penyakit Campak dan Rubella. Vaksin ini aman dan telah digunakan di lebih dari 141 negara di dunia. Apabila anda memiliki anak yang berusia 9 bulan sampai dengan 15 tahun dapat mengimunisasi buah hatinya secara gratis selama periode kampanye imunisasi, dimulai bulan Agustus - September 2017 anda bisa mengajak buah hati anda melakukan imunisasi di sekolah atau posyandu.

Dimanakah bisa mendapatkan Kampanye Imunisasi MR?

BULAN AGUSTUS 2017 :

Imunisasi MR diberikan untuk Anak Usia Sekolah 7 tahun sampai dengan 15 tahun (SD/MI/ Sederajat, SMP/MTS/sederajat), Kalau ada yang sudah berusia 15 tahun bersekolah di SMU/sederajat, harus juga diberikan imunisasi MR.

BULAN SEPTEMBER 2017 :

Imunisasi MR diberikan untuk Bayi Usia 9 bulan sampai dengan anak usia 7 tahun. Dilaksanakan di Posyandu, Puskesmas dan Sarana Pelayanan Kesehatan lainnya.

Siapa aja yang beruntung mendapatkan imunisasi kampanye MR?

Imunisasi MR diberikan untuk semua anak usia 9 bulan sampai dengan usia 15 tahun selama kampanye Imunisasi MR bulan Agustus – September 2017.

Sumber

sumber: bisa di cek disini

Untuk informasi lebih lanjut seputar Penyakit Campak dan Rubella ini, dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline (kode lokal) 1500-567, SMS 081281562620, Faksimili (021) 5223002, 52921669, dan atau alamat email kontak@kemkes.go.id.

  • Monica Anggen

    Wah baru tahu campak ternyata cukup berbahaya ya, terutama kalau sampai menularnya ke janin yang sedang dikandung. Thanks ya infonya. Ngomong2, tulisannya semakin bagus dan lengkap aja nih. Terus menulis, terus berlatih ya

  • Putu Sukartini

    Campak dan rubella selama ini dianggap penyakit ringan sehingga kurang mendapat perhatian, padahal bila menulari ibu hamil fatal akibatnya. Yuk jadikan anak2 kita sebagai lingkaran sehat bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk sekitarnya

  • Dzulkhulaifah Rahmat

    Memang sudah saatnya ya Indonesia terbebas dari campak rubella. Kalau anak2 pada sehat kan jadinya gak berpotensi menular ke ibu hamil ya. Dengan begitu bayi yang lahir juga sehat dan selamat.